Membaca dan Menulis

Posted on Posted in Buku

Membaca dan menulis adalah dua hal yang berkaitan satu sama lain. Untuk bisa menulis seseorang harus mau membaca supaya dia paham apa yang sebenarnya dia tulis, selain itu membaca juga akan menambah pengetahuan kita, dengan membaca kita akan banyak menyerap kosakata baru tiap harinya dan menambah variasi diksi.

 

Gue bukan orang yang cepat dalam membaca, satu buku bisa lebih dari seminggu untuk gue baca sampai habis. Tapi akhir ahkhir ini  kesukaan membaca gue sepertinya bertambah, entah siapa yang berhasil menginfluencer gue, yang jelas setelah lulus kuliah gue jadi suka beli buku-buku baru setiap bulan, awalnya adalah ketika di kosan lama (penghuni sebelumnya) mempunyai rak buku yang semi permanen yang terpasang di dinding kamar, dan itu gue gunakan untuk menaruh buku-buku kuliah gue, baik buku praktikum, modul kuliah, sampai pada buku laporan.

muzanuf and book

Aktivisas membaca awalnya adalah sekedar untuk mengisi waktu luang, dan setelah semakin banyak memabaca, rasa penasaran semakin bertambah, eh ini lanjutannya gimana sih ? jadilah dibaca sampai akhir, gue juga pernah mendengar sebuah kalimat

Jika kamu ingin mengenal dunia, membacalah

Pengetahuan dan pengalaman itu penting, kedua hal tersebut terbentuk dalam satu paket. Pengetahuan dan pengalaman dapat dirasakan melalui alat yang berisikan lembaran kertas yang di atasnya terpatri tulisan demi tulisan yang memebrikan makna atau pesan, sehingga para penikmatnya bisa dengan bebas berimajinasi tanpa batasan. Buku, Ya, itu adalah jendela dunia, begitu kata orang-orang.

 

dengan begitu gue menjadikan membaca sebagai jembatan untuk mengenal dunia, Bahkan dalam satu bulan gue selalu memiliki budged khusus untuk membeli buku yang harus gue baca, entah novel, buku self improvement, buku-buku traveling, buku buku religi sampai buku motivasi yang bisa menggugah semangat gue.

a book is a dream that you hold in your hand

Kegiatan menulis juga kadang gue lampiaskan ke blog ini, kadang gue merasa geli dengan apa yang gue tulis di sini, kadang juga gue berfikir “Eh serius ini gue yang nulis ?” gue gak berharap tulisan gue dibaca di kalayak ramai, atau terlihat keren di dihadapan orang lain atau berpekpetasi punya buku yang akan di terbitkan, gue menulis yang kadang tak berfaedah ini demi menyalurkan teriakan-teriakan yang ada di kepala gue.

Selain membaca gue juga udah mulai bermain musik, dimulai dari beli gitar dan sedikit sedikit belajar bermain musik gitar walau perkembangan bermain gitar gue cenderung lambat, gue yakin nanti lama lama juga ini jari jari makin lemes bermain fingerstyle, kalo ini fix gue terinspirasi sama bung @Fiersabesari Traveler Musikus dan Penulis 🙂

Menulis adalah sebuah kebutuhan agar otak gue tidak dipenuhi oleh feses pemikiran. Menulislah meski orang orang mengejekmu, menulislah agar kelak saat kau meninggal, anak cucumu

Banyak penulis penulis besar di indonesia yang awalnya di mulai dari membaca, gue gak tau berapa banyak buku yang dihabiskan untuk penulis penulis besar seperti, Pramoedya Ananta Toer, Habbiburahman El Shirazy,Andrea Hirata, Asma Nadia, Tere Liye, Dee Lestari. Cak Nun, Pidi Baiq, Ahmad Fuadi dan kawan kawannya, yang jelas pasti banyak buku yang meraka baca dan riset sana sini, serta referensi keilmuan yang dalam untuk membuat buku.

 

Sudah satu tahun ini mulai intens menulis, menulis di blog ini, Setelah sempat berhasil mengumpulkan kepingan-kepingan semangat yang sempat hilang, di mulai dari catatan pribadi yang menurutku kata kata-tak bermakna, menulis adalah berbicara lewat kata.

Semoga dengan banyaknya buku yang gue baca menambah wawasan pengetahuan gue dan penambahan variasi diksi yang gue gunakan untuk lebih baik dalam menulis.

 

Terimakasih sudah membaca salam

Sebelum Pulang – Nufus M. Zaki

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *